Rencana bisnis, buat apa?

Apa itu rencana bisnis?

Jika kita ingin bepergian ke suatu tempat perlukah kita melakukan perencanaan. Menyiapkan perbekalan, survey lokasi, menghitung keuangan, menentukan tanggal dan sebagainya. Jawabnya adalah tergantung. Mungkin sangat perlu atau tidak perlu sama sekali. Mungkin juga perlu tetapi sekedarnya saja.

Hal itu tergantung berapa lama kita dalam melakukan perjalanan. Berapa lama kita akan tinggal di tempat tujuan tersebut. Seberapa besar biaya yang dibutuhkan. Berapa orang yang akan melakukan perjalanan. Seberapa jauh jarak yang akan kita tempuh. Biaya dan waktu menjadi variabel penting dalam perencanaan.

Sama halnya dengan membangun bisnis di awal. Rencana bisnis ibarat peta dan ceklist yang akan memandu seseorang untuk mencapai tujuan tersebut. Ada bisnis yang bersifat jangka pendek dan ada bisnis yang untuk jangka panjang.

Rencana bisnis tidak hanya sebagai alat mencari modal atau menaikkan modal namun rencana bisnis juga bisa meningkatkan fokus bagi organisasi. Dengan rencana bisnis jalur tujuan akhir atau goal akan nampak semakin jelas. Rencana bisnis bisa membuat anda melangkah lebih sistematis.

Beberapa poin penting rencana bisnis

Penting disadari ketika akan membuat rencana bisnis adalah posisi perusahaan anda atau posisi anda sendiri jika merupakan pemilik bisnis kecil atau start up. Jika anda baru memulai usaha ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan menurut Covello dan Hazelgren sebelum memutuskan jenis bisnis yang ingin Anda dirikan.

  1. Berapa banyak uang yang Anda miliki untuk investasi
  2. Apakah Anda dapat menarik investor lain
  3. Jumlah hasil yang Anda inginkan
  4. Tanyakan pada diri sendiri apa yang dapat Anda lakukan dengan baik
  5. Tanyakan pada diri sendiri apa yang paling ingin Anda lakukan
  6. Apakah Anda bersedia untuk bekerja keras, jam kerja yang panjang?
  7. Apakah penjualan eceran, manufaktur, bisnis jasa, impor/ekspor (atau apapun), cocok dengan minat Anda dan/atau perusahaan Anda?

Selain itu, menurut Rangkuti ada empat hal penting yang harus ada di dalam perencanaan bisnis, yakni:

  1. Penjelasan mengenai bisnis yang sedang digeluti dan rencana bisnis yang bersifat strategis
  2. Rencana pemasaran
  3. Rencana manajemen mengenai keuangan
  4. Rencana manajemen secara operasional.

Seorang pemilik bisnis baik yang akan memulai atau baru memulai harus mengenal bisnisnya sendiri. Mengenal tentu saja lebih dalam daripada sekedar mengetahui. Baik itu dari faktor pengalaman maupun pengetahuan yang memadai.

Secara singkat menurut Sir Paul ada tiga pertanyaan sederhana yang bisa menjadi panduan untuk membuat proses perencanaan, apakah itu untuk perusahaan besar atau kecil, umum atau perseorangan.

  1. Where are we now?
  2. Where do want to be?
  3. How are we are going to get there?

Tiga pertanyaan di atas jika ingin dirangkum cukup dengan poin no 2 “Where do want to be?”. Pertanyaan ini biasanya menjadi visi perusahaan. Visi perusahaan dijabarkan melalui misi kemudian didetailkan dalam perencanaan bisnis. Baik perusahaan besar maupun kecil pasti memiliki visi baik secara organik maupun tertulis.

Think Big, Start Small, NOW

Rencana bisnis penting baik untuk pelaku bisnis kecil maupun besar. Pelaku bisnis kecil saat membangun bisnisnya tentu saja berharap bisnisnya menjadi besar. Kendalanya tidak semua orang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk membuat rencana bisnis. Selain harus bekerja keras dan cerdas pelaku usaha juga dituntut menjadi pembelajar. Tidak ada kata terlambat untuk mulai belajar membuat rencana bisnis.

Pada dasarnya rencana bisnis untuk perusahaan besar maupun kecil sama. Perbedaannya ada pada kompleksitasnya. Secara garis besar rencana bisnis terdiri dari lima poin utama:

  1. Profil bisnis
  2. TIM
  3. Produk
  4. Marketing
  5. Keuangan

Seperti disinggung di atas pelaku bisnis yang akan membuat rencana bisnis semestinya mengenal bisnis dan industri yang akan dimasukinya. Setelah itu dia harus menyeleksi tim inti yang bisa mengembangkan bisnis tersebut. Tim inti sebaiknya memiliki kompetensi yang saling melengkapi. Misalnya harus ada bagian yang memiliki kemampuan di penjualan dan keuangan.

Tim inti menjadi pilar utama dalam bisnis. Tim inti yang solid diharapkan bisa menghadapi ujian bisnis dengan mudah. Pengetahuan mendalam terhadap bidang bisnis yang dijalankan dan karakter kuat dari pemilik bisnis juga merupakan penunjang utama kesuksesan bisnis.

Belum terlambat untuk membuat rencana bisnis pertama Anda.

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top